S2 Linguistik Undip Selenggarakan Seminar Internasional LAMAS IV

Program Studi Magister Linguistik Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro telah menyelenggarakan seminar internasional LAMAS (Language Maintenance and Shift) ke IV bertajuk pemertahanan dan perkembangan bahasa di media.

Media massa sekarang memang memainkan peran penting dalam menjaga bahasa pribumi. Hal ini disebabkan fakta bahwa media massa sering digunakan sebagai acuan oleh para pembicara untuk komunikasi sehari-hari. Sebab itu fenomena pemeliharaan bahasa dan pergeseran dapat diamati dari media massa menggunakan bahasa.

Upaya pemeliharaan bahasa juga tidak bisa lepas dari peran pendidikan, baik formal maupun informal. Kepunahan bahasa pribumi adalah, antara lain, disebabkan oleh kegagalan sistem pendidikan yang tidak memberikan cukup ruang untuk pelestarian bahasa.

Dalam kesempatan ini, ahli bahasa dan mereka yang tertarik dalam studi sosiolinguistik, gaya bahasa, linguistik historis, etnografi komunikasi, ideologi bahasa atau identitas, mikro-linguistik, linguistik terapan, dan pengajaran bahasa yang berasal dari berbagai kota baik di Jawa (Semarang, Kudus, Surabaya, Bandung, Surakarta, Yogyakarta, Jakarta), luar Jawa (Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Bali), dan berbagai negara (Australia, Amerika, Kanada, Malaysia) bertemu secara serius pada hari Selasa, tanggal 19 November 2014 di Hotel Neo Candi Semarang.

Seminar ini menghadirkan pembicara dari Australia (Dr. Zane Goebel dari La Trobe University, Melbourne), Amerika Serikat (Prof. Yudha Thianto, Ph.D. dari Trinity Christian College, Illinois), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Dr. Sugiyono (Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Jakarta), Indonesia (Dr. Deli Nirmala, M.Hum. dari Universitas Diponegoro, Semarang).

Tujuan seminar ini untuk mengidentifikasi penggunaaan bahasa di media massa dan pendidikan, berbagi ide mengenai strategi melestarikan bahasa pribumi melalui media massa dan pendidikan, dan membangun hubungan antar ahli bahasa, guru, peneliti bahasa sehingga tercipta perspektif baru pada pemeliharaan dan pergeseran bahasa.