Program Studi Magister Linguistik Universitas Diponegoro

Font Size

SCREEN

Profile

Layout

Cpanel

Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah untuk Guru-guru MTs dan MA Miftahussalam Demak

Menulis karya ilmiah merupakan salah satu tugas yang harus dipenuhi oleh para guru MTs dan MA sebagai persyaratan peningkatan jenjang karir mereka. Namun, setakat ini, penulisan karya ilmiah masih sering menjadi beban bagi para guru karena keterbatasan pengetahuan mereka tentang teknis penulisan ilmiah. Akibatnya, karya ilmiah yang mereka hasilkan acapkali belum sesuai dengan kaidah penyusunan karya ilmiah. Bahkan, banyak dijumpai karya ilmiah yang sarat dengan plagiasi. Berdasarkan hal tersebut, kami merasa perlu memfasilitasi para guru MTs dan MA dengan memberikan pelatihan penulisan karya ilmiah dan strategi menghindari plagiasi agar hasil tulisan mereka dapat memenuhi standar keilmuan.

Kegiatan ini merupakan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan pada hari Sabtu, 13 Mei 2017 di MTs Miftahussalam Jl. Pangeran Diponegoro Wonosalam, Wonosalam, Kabupaten Demak. Tujuannya untuk meningkatkan kemampuan para guru MTs dan MA Miftahussalam Demak dalam menulis karya ilmiah yang berkualitas. 

Pelaksanaan Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah untuk Guru-guru MTs dan MA Miftahussalam Demak diawali acara pembukaan dengan laporan ketua panitia dan sambutan. Laporan panitia disampaikan oleh Dr. Deli Nirmala, dan sambutan disampaikan oleh Kepala Sekolah MTs Miftahussalam Bapak Najmuddin, S.Ag, MM. Selanjutnya, acara inti diisi oleh Dr. Suharno, M.Ed yang menyampaikan materi tentang struktur karya ilmiah.  Struktur karya ilmiah disesuaikan dengan jenis karya ilmiah yang ditulis, misalnya artikel berbeda dengan laporan penelitian, walaupun substansinya sama. Struktur karya ilmiah dibagi menjadi abstrak, pendahuluan, penelitian terdahulu, kerangka teoritis, metode penelitian, hasil dan pembahasan, simpulan, dan  referensi.  Materi inti yang lain adalah  teknik mengutip dan menghindari plagiasi. Materi ini berkisar tentang bagaimana teknik mengutip yang dibenarkan dalam penulisan karya ilmiah yang meliputi kutipan langsung, parafrase, dan ringkasan. Kaitannya plagiasi, ada beberapa macam plagiasi dan cara menghindarinya.

Selain kedua materi itu dilakukan pula praktek penyusunan proposal. Praktek itu diawali dengan penentuan judul, yang dilakukan dengan curah pikir. Dalam sesi curah pikir, peserta dikelompokkan menurut bidang studi. Setiap bidang studi melakukan curah pikir dan melaporkan hasil curah pikirnya. Setelah sesi curah pikir dilakukan pleno untuk menampung dan menilai kelayakan judul serta hal-hal lain yang perlu dicatat dan ditindaklanjuti.

Tindak lanjut yang perlu diupayakan adalah bahwa kegiatan  itu seyogyanya dilanjutkan dengan penyusunan proposal penelitian, pelaksanaan penelitian, dan penyusunan artikel yang layak publish.

BT Twitter Feeds