Pada 14 Juli 2026, Program Magister Linguistik, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro, menyelenggarakan Workshop CARDHISS (Corpus Approaches to Digital Humanities and Social Science) 2026 sebagai bagian dari upaya penguatan riset berbasis linguistik korpus di bidang humaniora digital dan ilmu sosial. Workshop ini menghadirkan dua pakar internasional, Ting Ting Wu dari National Yunlin University of Science and Technology, Taiwan, serta Prof. Dr. Priyankoo Sarmah dari Indian Institute of Technology Guwahati (IITG), India, dengan mengangkat tema Language Documentation and Translation for Digital Humanities.

Workshop ini menyoroti pentingnya dokumentasi bahasa dan penerjemahan sebagai fondasi pelestarian warisan budaya sekaligus pengembangan sumber daya digital yang mendukung penelitian lintas disiplin. Di tengah pesatnya perkembangan analisis data digital, pendekatan linguistik korpus menawarkan metode yang efektif untuk mengolah, menganalisis, dan memanfaatkan data teks dalam berbagai bidang, mulai dari linguistik, sastra, budaya, sejarah, antropologi, hingga ilmu sosial.

Kegiatan ini juga menjadi momentum peluncuran dan penguatan kelompok riset Corpus Approaches to Digital Humanities and Social Science (CARDHISS) di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro. Kelompok riset ini bertujuan mengembangkan penelitian berbasis korpus, memperluas kolaborasi akademik internasional, menghasilkan publikasi ilmiah bereputasi, serta mendorong penerapan metodologi korpus dalam kajian interdisipliner. Melalui inisiatif ini, Universitas Diponegoro mempertegas komitmennya dalam memperkuat ekosistem riset digital dan mendukung peningkatan reputasi akademik di tingkat global, termasuk kontribusi terhadap pencapaian target QS World University Rankings.